Aca terlelap dalam pelukan Willy. Pria itu tersenyum menatap wajah Aca yang sedang tertidur pulas. "Aku akan jaga kamu, Ca. Aku akan membahagiakan kamu. Aku janji," ucapnya sambil mengusap lembut wajah wanita itu. Kemudian dia mencium keningnya. Willy berangsur turun dari ranjang. Ketika dia menyelimuti tubuh Aca dia pergi keluar kamar dan menutup pintu dengan pelan agar tidak menimbulkan suara yang bisa membangunkan ibu dan anak yang tertidur pulas itu. Dia kembali ke lantai atas. Kembali ke kamar yang ditempatinya. Dia duduk di pinggir ranjang. Mengusap wajahnya seraya menghela napas. Dia termenung lama. Tangannya perlahan mengepal. Bohong jika dia sudah melupakan kesalahan yang telah Aca lakukan padanya. Dia masih sangat ingat dan ada segelincir untuk membalas dendam pada wanita itu

