"Alya, apa kau tak keberatan memiliki hubungan dengan pria seperti ku? maksud ku, aku banyak kekurangan dan mungkin aku tak akan bisa membahagiakan suatu saat nanti saat kita berdua terpuruk oleh sebuah masalah yang datang." ucap Yudha cepat dengan wajah seriusnya itu menatap lekat ke arah Alya. "Yudha, kenapa kau bertanya seperti itu? asal kamu tau Yudha aku pun punya kekurangan, dan aku tak sesempurna yang kau pikirkan tentang diriku. Sekarang aku ingin balik bertanya, apa kamu mau dan menerima semua kekurangan Aku? Yudha." ucap Alya cepat dengan wajah seriusnya itu menatap lekat ke arah Yudha. "Ya, Alya. Mari kita saling melengkapi dan saling menerima kekurangan kita masing-masing." ucap Yudha cepat dengan wajah tersenyum lebarnya itu sambil menggengam tangan Alya dengan erat. "Iya,

