IL. 64

2258 Words

Yudha sama sekali tak bisa menyembunyikan kalau kini detak jantungnya berdetak sangat cepat karna ada sosok pria hebat yang sedang berdiri di sampingnya kini. "Pak Amer, masih disini?" sapa seorang pria paruh baya yang usianya hampir sama seperti Ayah Alya. "Iya, Pak. Ada kenalan, jadi mau mengobrol sebentar." ucap Ayah Alya cepat dengan wajah tersenyum lebarnya itu pada salah seorang kenalannya yang kini sedang menyapanya. "Ohh begitu toh, kalau begitu saya pamit balik ke kantor dulu ya Pak Amer." ucap kenalan Ayah Alya itu cepat tersenyum ramah ke arah Yudha mau pun Ayah Alya yang bernama Amer itu. "Ah, iya silahkan. Hati-hati di jalan ya, Pak." ucap Ayah Amer itu cepat dengan wajah tersenyum lebarnya itu ke arah kenalan kantornya itu. Setelah mengatakan itu sontak saja pandangan ke

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD