57. Pergi Lagi?

2244 Words

Andra : Dicky menghentikan mobil. Lalu dia turun, membukakan pintu untukku juga Siska yang duduk di belakang. "Kenapa ke sini?" tanyaku kesal. "Lalu harus ke mana?" Dicky bertanya heran. "Tentu saja apartemen," sahutku. Dicky menunjuk Siska dengan lirikan mata. "Kita ke apartemen ya, Sayang?" bujukku. "Aku pulang kalau begitu--" "Oke, kita masuk. Dengan syarat, kamu menginap di sini?" Siska mengangguk. Aku tersenyum senang, lalu menggandeng tangan Siska untuk masuk ke dalam rumah. Mbok Jum menyambut kami dengan senyum lebar. "Makan malam udah siap, Den Andra. Ayo, makan malam dulu." "Makan dulu, d**k!" ajakku. "Kamu mau makan, Sis?" Dicky malah bertanya pada Siska. "Mmm, enggak--" "Ya sudah, kalau begitu. Kita enggak makan, ngobrol aja sambil nonton TV!" "Kamu harus makan,

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD