“Oh, maaf ternyata kamu,” ujar Keyzia yang merasa tak enak karena telah lama membuka pintu. Ia tentu tidak menyangka bahwa Zello akan datang siang ini. Karena biasanya, Zello akan datang di sore atau malam hari. “Tidak apa-apa Keyzia, aku justru lega jika kamu waspada terhadap tamu yang datang. Justru, aku datang karena terlalu khawatir padamu,” balas Zello yang membuat Keyzia mengernyit bingung dan heran. “Memangnya, apa yang kamu khawatirkan?” tanya Keyzia dengan kening berkerut. “Kamu tidak perlu tahu untuk itu,” jawab Zello dengan cengiran khas miliknya. Tentu, Zello tidak ingin menceritakan tentang kekhawatirannya pada Keyzia. Ia tidak ingin membuat Keyzia panik ataupun dilanda ketakutan yang berlebih. “Ah begitu, baiklah silahkan masuk,” ujar Keyzia yang mempersilahkan Zello untu

