Bab 36. Sanggupkah Melawan Phobianya?

1112 Words

“Tentang aku yang cacat dan keluargaku yang sudah tak utuh lagi,” jawab Keyzia sembari menatap Keyra dengan lembut. Jujur saja, saat ini Keyzia sedikit kembali teringat akan sang ayah yang telah lama pergi meninggalkan dirinya dan juga sang ibu. Namun, sebisa mungkin Keyzia berusaha untuk tidak terbawa akan suasana seperti itu. Yang ia inginkan saat ini hanyalah berbincang dengan teman barunya dan juga menikmati sebuah pesta malam yang baru pernah ia rasakan seumur hidupnya. “Hey! Kamu tidak boleh berkata seperti itu, Keyzia,” ujar Keyra yang tak suka dengan perkataan yang Keyzia ucapkan barusan. “Kamu tidak cacat, kamu sempurna dan baik-baik saja. Meski begitu, Ibumu sangat menyayangimu, bukan? Terlebih lagi, ayahmu juga pasti sama seperti ibumu,” lanjut Keyra yang memang tak ingin men

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD