Bab 49. Keyzia yang Sangat Kacau

1070 Words

Sedangkan Zellin, wanita itu kini sudah menangis dalam diam. Ia akhirnya menyadari, bahwa sang sahabat kini sudah tiada. Hingga isak tangis yang keluar, membuat Keyzia beralih pada Zellin. “Mengapa tante menangis?! Zello, sepertinya kamu salah membawa kami ke sini, ini bukan ruangannya,” ujar Keyzia dengan raut wajah yang sudah tak dapat diartikan lagi. Menghiraukan pertanyaan Keyzia, Zello membuka pintu kamar tersebut yang kebetulan, hanya terdapat satu brankar yang tersedia. Tubuh Keyzia yang kaku, ia dorong dengan perlahan untuk dapat masuk ke dalam kamar jenazah tersebut. Ya, untuk saat ini, memang tak ada jenazah lain selain Kania. Hal itu membuat Zello sedikit lega, karena ia sudah menduga bahwa nantinya, Keyzia akan semakin kacau. “Untuk apa sih kita ke sini? Ibu tidak ada di sin

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD