“Ini telat lagi nih Fira.” Berkali-kali sudah Bima menggerutu cukup keras hingga bisa terdengar dari dalam kamar Deny. Lelki itu sedang memasukkan berbagai barang yang menurutnya penting. Hampir mirip seperti akan berkemah, Deny memasukkan sofel, senter, dan juga pisau. Ia sudah mengambil sabuk serbaguna milik Chandra dari dalam kamar kedua orang tuanya. Ayahnya dulu selalu bilang bahwa sabuk ini pembawa keberuntungan dan selalu ia gunakan untuk berpatroli di hutan. Deny selalu merasa ayahnya sangat gagah ketika memakai seragam hijau tua, celana kargo yang gombrong, plus bedil. Ada kalanya Deny kecil ingin menjadi polisi hutan seperti ayahnya. Semakin besar, impian itu makin terkubur mengingat ia harus berpindah-pindah secara konstan. Ia tak ingin keluarga masa depannya merasakan hal yan

