Meskipun bersikap dingin, namun Karina memberikan keempat remaja tersebut sarapan yang sudah ia bawa dan masak sebelum subuh dari Temanggung sana. Tak peduli masih merasa sedikit tak enak, dengan lahap, Bima, Laila, Fira dan Deny menyantap opor ayam dan nasi buatan Karina. Opor tersebut sudah dihangatkan sehingga perut keempatnya merasa ikut nyaman karena akhir diisi dengan sesuatu yang menyenangkan. Meskipun selama ini Deny juga membeli masakan rumah, namun tetap saja buatan ibunya adalah nomor satu. Karina memang pandai memasak, tidak bisa dipungkiri latihan bertahun sebagai ibu rumah tangga dan juga les membuat kue yang ia tekuni setahunan membawa wanita itu jadi koki paling disukai Deny dan Chandra. Sekalipun masakan Karina tidak selezat biasanya, Deny tetap akan memilih masakan terse

