Hilang Kontrol

1316 Words

"Revel. Aku ingin memberitahumu sesuatu!" Morrisa menarik Steve ke ruang kerja. Dia menutup pintu dengan gerakan waspada, meyakinkan diri jika tak ada orang yang melihat tibdakannya. "Ada apa? Apakah ini berhubungan dengan kehamilan Lyana?" tanya Revel, mulai menebak dengan cepat. Desahan panjang terdengar dari Morrisa. Dia duduk di kursi putar, menatap kekasihnya serius. "Aku ingin memberitahumu sebuah fakta." Morrisa menggigit bibir, masih memiliki keraguan. "Katakan!" "Bisakah kau bersikap bijak dan memikirkan semuanya dengan baik jika kuberitahukan siapa ayah dari janin yang Lyana kandung?" Kernyitan di dahi Revel terlihat semakin dalam. Dia mendekati kekasihnya, merengkuh jari-jemari Morrisa dan mengangguk beberapa kali untuk meyakinkan wanita itu. "Siapa lelaki itu?"

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD