Malam Pertama (2)

1131 Words

Bibir Steve menjelajah lembut, menyesap setiap sudut mulut Lyana dengan perlahan. Nafas mereka saling bertautan. Sentuhan ini membuat Lyana melayang, seolah ia tak menapak lagi di dunia ini. Tangan Steve mulai naik turun perlahan, menyusuri punggung Lyana yang masih terhalang kain katun. Dengan tergesa, saat ciuman Steve semakin menuntut dan menginginkan lebih, dia meraih sebelah kaki Lyana, meletakkannya disisi kanan. Posisi ini membuat Lyana sepenuhnya menghadap Steve. Tangan Steve semakin liar, masuk ke balik piyama yang Lyana kenakan. Lyana tersentak saat perutnya yang sensitif diberi sentuhan lebih. Pupil birunya semakin membesar, merasakan tubuhnya bereaksi secara alami. "Steve!" "Ya … sebut namaku!" Steve menarik tubuh Lyana mendekat, membuat Lyana merasakan keinginannya ya

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD