*bertemu jodoh*

699 Words
Tahun ini tahun ke 7 Aku sendiri.sore ini kami ada latihan di lapangan disebuah daerah agak jauh dari tengah Kota setelah menuntaskan tugas Aku dan semua crew mampir disebuah depot untuk makan dan ngopi begitu masuk ke dalam depot mataku langsung tertuju pada seseorang yang duduk dibalik meja kasir.wanita muda mungkin berusia 30an tahun.berkulit putih,mata sipit dan tubuhnya sintal cenderung sedikit gemuk.entah mengapa mataku selalu tertuju padanya.rasanya belum pernah Aku langsung tertarik dengan seorang wanita pada pandangan pertama. tak berapa lama pesanan kami tersaji dimeja.tiba2 perempuan itu berdiri dari tempatnya duduk dan menghampiri meja kami seraya berkata "selamat menikmati semoga berkenan dengan hidangan kami" Dan tersenyum o Tuhan manis sekali senyuman itu.kemudian dia melangkah keluar depot. teman2ku bersahutan mengomentari perempuan itu.maklum para laki2 tidak bisa melihat yang bening sedikit konsentrasiku terpecah karena bayangan perempuan itu.aku berpikir bagaimana caranya berkenalan dengannya sedangkan selama ini Aku tidak pernah mendekati perempuan lebih dulu.Tapi perempuan satu ini mampu membuatku penasaran. sampai kami selesai makan.dia belum juga kembali.rasa penasaran pun semakin manjadi.aku jadi bertanya apa mungkin dia sudah bersuami atau Masih single.ah tapi dari bentuk tubuh dan perkiraan usia Aku berpikir kemungkinan dia sudah berkeluarga ketika kami mengobrol tiba2 dia masuk dengan menggandeng 2 anak laki2 dan perempuan masih kecil "mas sama adek naik dulu,ganti baju nanti makan dibawah sama mama"ucapnya pada ke 2 bocah itu ah ternyata dia sudah punya anak.pupus sudah harapan ingin mengenalnya lebih jauh 2 bocah itu menuruni tangga si kakak yang laki2 berkata "ma,kata papa kami pulang hari minggu pagi ya soalnya minggu siang mau diajak papa ke madiun" "oke ..diantar mama atau dijemput papa?"Tanya si mama "nanti dijemput papa disini ma"jawab si anak lelaki Aku mulai meraba percakapan mereka.apa mungkin dia sudah bercerai dari suaminya.ah tanpa kusadari aku sedikit mengulas senyum "kenapa senyum2?Mikir apa?"tiba2 salah satu temanku membuyarkan lamunanku "Gak ada apa2"jawabku tersipu malu tiba saatnya Aku bayar dikasir.tak kusia2kan kesempatan ini untuk berkenalan dengannya "berapa totalnya mbak?"tanyaku "sebentar Pak .."sahutnya seraya mulai menghitung "total 140.000 Pak ..mau cash atau pakai debit?"tanyanya "cash mbak...ini uangnya"Aku mengulurkan uang 2 lembar seratus ribuan "oiya mbak apa disini menerima pesanan juga"tanyaku "iya Pak kami menerima pesanan aneka nasi ,kue dan tumpeng"jwbnya "Ada nomor yang bisa dihubungi?" "ini Pak kartu nama saya...."jwbnya seraya mengulurkan selembar kartu nama "dengan mbak eci ya. "tanyaku "iya Pak itu nomor saya,kami siap membantu pesanan nasi dan tumpeng minimal h-2 ya Pak"jawabnya ramah tak lepas dari senyum "oke mbak saya save nomornya siapa tahu suatu saat saya butuh,terimakasih mbak"jwbku "sama2 Pak...semoga berkenan kembali ke depot kami lagi"jwbnya halus dan senyum yang tak pernah hilang dari wajahnya semakin membuatku gemas Kami pun membubarkan diri dan pulang kerumah masing2 sesampai dirumah Aku langsung mandi dan shalat.sepanjang malam itu wajah eci mengisi pikiranku.entahlah Aku dari dulu memang menyukai perempuan bertubuh sintal tapi Aku tidak menyangka dia begitu memikat hatiku 2 minggu kujalani rutinitasku seperti biasanya namun bayangan eci memenuhi pikiranku.aku masih bingung bagaimana memulai obrolan dengannya Pagi ini Dewi fortuna rupanya berpihak padaku.4 hari lagi ada jadwal sparing dengan tim dari Madura,untuk itu Kita butuh nasi kotak untuk konsumsi tim buru2 Aku ambil ponselku sederet kata ku ketik "selamat pagi mbak eci,saya Tristan yang tempo hari makan di depot mbak. untuk hari sabtu ini apa bisa pesan nasi kotak 60 kotak?" pesan terkirim 30 menit berlalu,tak ada balasan 1 jam,2 jam ah....kenapa tak ada balasan kutatap layar ponselku penuh harap ting ... buru2 Aku ambil ponselku berharap eci membalas pesan Ku ternyata Dewi "mas,apa kabar?kalau boleh tau apa malam ini Ada acara?saya ingin undang mas makan malam dirumah merayakan 3tahun catering saya"isi pesan dari Dewi kuketikkan balasan "Maaf,malam ini saya Ada janji dengan anak2 mbak" sent.... "oiya yaudah mas mungkin lain kali"bls Dewi tak kubalas lagi karena Aku benar2 tidak tertarik padanya.aku tidak ingin dia terus berharap. 3 jam berlalu...tiba2 ting ... kutatap layar ponselku....eci... mataku seketika berbinar.segera kubuka pesannya "Maaf baru balas mas,tadi masih riewuh Ada pesanan tumpeng.untuk sabtu ini bisa mas.jam berapa ya.mau diambil atau dikirim?" cepat2 kuketikkan balasan "saya ambil saja mbak karena jauh.saya ambil pukul 1 siang ya mbak" pesan terkirim "baik mas..saya siapkan terimakasih telah mempercayakan kepada kami.selamat siang"balas eci "Sama2 mbak.sampai jumpa hari sabtu" pesan balasanku terkirim ah konyol sekali pesanku.aku menertawakan diriku sendiri
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD