Maya POV Sebulan resmi jadian dengan Devin dan menjadi calon istrinya, hari-hari Maya sangat bahagia, dan baik sang ayah kandung maupun keluarganya tidak ada yang mengganggunya lagi. Saking mulusnya perjalanan cintanya, Ia benar-benar lupa soal Silvi. “Sil..” Maya berusaha menenangkan Silvi, meski seharusnya dia yang marah besar akibat perbuatan sang adik. “Lo liat aja balasan gue. Gak akan gue biarin lo idup tenang.” Desisnya lagi. Maya bisa merasakan Silvi jauh benar-benar berang, jauh lebih marah dari biasanya. Mungkin ia masih tak terima hubungannya dengan Devin, apalagi setelah tahu sang ayah juga mendukung mereka, bukan berada di pihaknya seperti biasa. Maya baru akan membalas ketika Devin memanggilnya. “May? Kamu kenapa?” Devin mendekatinya dengan terburu-buru. “Kok bisa jatuh s

