** Masih dengan kesibukan yang sama, Uli masih berusaha menyelesaikan rancangan gaun pengantin sederhana namun tetap elegan itu. Hanya tinggal dua minggu lagi tapi Uli yakin dirinya bisa menyelesaikan pekerjaannya dengan maksimal dalam beberapa hari ke depan. Jari-jarinya begitu lincah. Ia bisa merasa sedikit lega karena gaun pengantin itu sedikit lagi selesai. Dalam ruang kerja itu, Uli tidak sendirian. Ia bersama Sera sahabatnya yang sejak tadi sibuk mengamati. Decakan kagum terdengar jelas dari mulut Sera.Kepalanya menggeleng takjub. Kemampuan Uli dalam merancang gaun memang patut diacungi jempol. Pantas saja Mamanya begitu antusias menjadikan Uli sebagai ahli warisnya. "Gila sih ini bagus banget, Ul." Komentar Sera. Uli hanya tersenyum simpul. Tentu dirinya bangga dengan hasil ran

