** Langit sore, ice cream rasa vanila dan si keccil Sadaan menjadi teman Uli ketika ia menunggu sahabatnya, Sera. Sesekali perempuan itu melirik jam yang melingkar di pergelangan tangannya. Decakan kesal ia biarkan keluar ketika jarum jam menjadi bukti bahwa dirinya sudah berada di tempat ini selama satu jam lebih. Setelah tadi siang Sera menelponya dan meminta bertemu karena ada yang harus mereka bicarakan, Sera sama sekali tidak menghubunginya lagi. Bahkan hp sahabatnya itu tidak aktiv sejak tadi. "Keterlaluan banget sih!" gerutu Uli. Sera tidak pernah seterlambat ini ketika membuat janji temu dengannya. Diantara rasa kesalnya itu muncul kekhawatiran untuk Sera. Apakah terjadi sesuatu pada Sera? Uli mengalihkan tatapannya pada handphonenya. Secepat mungkin ia mengangkat panggi

