82. Menantu Yang Mengagumkan

1063 Words

Dimas dan Fatwa menemani Ihsan untuk menemui para tamu yang berkunjung untuk bela sungkawa. Sampai siang tamu masih saja terus berdatangan termasuk kedua orang tua Fatwa. "Nak, apakah Aurel dan Bastian tidak akan mencari kamu? " tanya Ibunya Fatwa cemas. "Oh iya, aku hampir lupa, " gumam Fatwa menjadi panik. "Kamu dan Dimas pulang saja, biar Ibu dan ayahmu yang menemani Ihsan, " bujuk Ibunya Fatwa lembut. "Iya, Ibu. Kalau begitu kami pamit pulang duluan, " ucap Fatwa berpamitan. Di susul Dimas yang sungkem pada kedua mertuanya dan juga menepuk bahu Ihsan sebagai bentuk rasa simPATI untuk memberi kekuatan. "Hati - hati ya kalian, " sela Ayahnya Fatwa. Fatwa hanya menunduk sambil tersenyum saja walau hatinya masih merasa kehilangan atas meninggalnya Ibu Fatimah. Di dalam mobi

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD