78. memupuk Rasa

1014 Words

Fatwa masih merasa nyaman duduk berdua mengobrol dengan Umami, karena di rumah Aurel pun juga tidak ada pastinya nanti terasa sepi. "Tidak apa - apa kamu di sini lama? Nanti dicari Aurel apa tidak?" tanya Umami. "Tidak, Aurel kalau sudah bermain dengan kakek neneknya pasti sudah lupa dengan rumah, " jawab Fatwa tertawa lirih. "Fatwa, jadi Aurel bukan anak kandung Mas Dimas tetapi dia sangat menyayangi aurel sepenuh hati. Kamu sangat beruntung mendapat suami dan mertua yang juga menerima anak kamu setulus ini, " ucap Umami. "Iya, dia anak dari suami pertamaku. Tetapi meskipun begitu cinta Dimas pada Aurel melebihi apapun. Mungkin karena sejak bayi dialah yang mengasuh, " jawab Fatwa. "Tapi wanita yang bernama Lucia itu licik juga ya, aku akui aku memang mencintai Dimas. Tetapi aku

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD