38. Sate Kambing

1174 Words

Dimas melirik ke jam tangannya, sudah jam enam lebih. Dia dan Fatwa belum sholat Maghrib. "Waktunya sudah hampir habis, apa aku bangunkan saja ya?" batin Dimas. Dimas beranjak mendekati Fatwa dan memanggil calon istrinya dengan suara pelan. "Fatwa, kita belum sholat Maghrib." Fatwa langsung terbangun dan agak terhuyung. "Kamu baik - baik saja?" tanya Dimas. "Baik, aku ketiduran sampai lupa sholat. Tapi aku tidak membawa peralatan sholat," ungkap Fatwa cemas. "Tak apa, di mobil ada milik Arisa. Aku ambilkan dulu," jawab Dimas. "Bisa ambil sendiri kok, kamu sebaiknya sholat duluan saja," tolak Fatwa. "Baiklah, ini kuncinya." Fatwa menerima kunci dari Dimas, kemudian keluar dari kamar. Sedangkan Dimas segera ke kamar mandi untuk wudhu. Dia tidak perlu cemas, sebab dalam tas mininy

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD