71. Kepergian Dimas

1029 Words

Siang harinya Dimas menyempatkan diri untuk pulang ke rumah, dan Fatwa sudah baikan bahkan menemani Aurel bermain lego di ruang keluarga. Di sana ada juga Umami yang tengah memangku Bastian. "Assalamu'alaikum, " sapa Dimas. "Wa'alaikumsalam, " jawab mereka serentak. Dimas langsung meletakkan tasnya di sofa, kemudian mendekati sang istri. "Loh, istriku. Kenapa kamu di sini? Apakah sudah baikan? " tanya Dimas. "Alhamduililah sudah," kamu kenapa pulang? " tanya Fatwa balik. "Aku tidak bisa tenang kalau belum melihatmu, kamu sudah makan siang belum? " "Sudah, baru saja selesai terus menemani Aurel main. Loh, jangan - jangan kamu belum makan siang? " pekik Fatwa. "Iya, mana bisa aku makan kalau kepikiran kamu terus, " jawab Dimas tersenyum manis. "Bunda, sebaiknya temani Papa

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD