Anak buah Hugo memilih meninggalkan gudang itu dengan cepat. Dia akan memberitahu Valentine jika dia sudah memasang kamera mini di gudang itu. Tania yang masih dalam keadaan pingsan di biarkan saja. Dan ternyata yang lewat dalam gudang itu adalah salah satu teman Tania yang sudah lama menyimpan dendam pada Tania karena pernah di rendahkan oleh Tania. "Dia kan Tania? Apa dia pingsan?" Laki laki itu mendekati Tania dan memeriksa keadaan Tania. Dan benar sesuai dugaannya jika Tania sedang pingsan. Di menyeringai, kemudian berbalik menutup pintu gudang itu. Setelahnya dia mendekat ke arah Tania. Berjongkok di depan gadis sombong dan arogan itu. "Mungkin ini cara takdir bekerja, bukannya kamu terlalu sombong selama ini Tania?" ucap laki laki itu dingin. Nalurinya bekerja lebih cep

