Bab 20

1127 Words

Aluna tak bisa bergerak sama sekali saat melihat Hugo yang marah besar kepadanya. Hugo membantu Florence berdiri dan melihat beberapa luka ada di tangannya. Mata Hugo sudah berkilat marah saat ini. Selain dia merasa bersalah, dia juga kesal kenapa banyak orang selalu seenaknya. "Tuan, apa mungkin orang seperti dia calon istri tuan?" Aluna memberanikan diri bertanya setelah Florence sejak tadi hanya diam saja. Hugo yang berusaha meredam amarahnya kembali menatap Aluna tajam. Tak ada yang menduga jika Hugo tidak membedakan antara laki laki dan perempuan jika mereka bersalah. Wajah Aluna pucat pasi, dan dia mulai memukul lengan Hugo yang sedang mencengkeram erat lehernya. "Lepaskan!" Suara Aluna terdengar tersendat dan lirih karena Hugo semakin mencengkram leher itu erat. Florence

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD