Part 25

871 Words

Hingga beberapa hari Hana masih saja kesal pada suaminya itu dan sudah beberapa hari ini pula Hana mendiamkan suaminya, sementara Zein terus uring-uringan di kantor akibat tak dihiraukan sang istri. Dikantornya Zein kedatangan teman lamanya yakni Randi. “Bro apa kabar?” ucap Zein sembari menyambut kedatangan teman lamanya. “Baik gue” sahut Randi yang mendaratkan pantatnya di sofa ruang kerja Zein. “Udah lama lo gak ikutan ngumpul” ucap Randi lagi. “Gue banyak kerjaan dan kemaren ada sedikit masalah” ucap Zein. “Ngumpul sebentar apa salahnya sih Zein, sekalian ngerefresh pikiran. Nanti ikutan aja ngumpul Win... sore ini rencananya kita mau ngumpul lagi, di cafe biasa” ucap Randi. “Gue usahakanlah, lagian di rumah sumpek banget juga, bini gue lagi marah” ucap Zein. “Marah kenapa San

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD