“Om, bukan begitu… aku-” Gabriel menghela nafas berat. Sesak. Pria itu melepaskan pegangannya pada pergelangan tangan Skylar begitu saja, kembali menghela nafas seraya mendongak singkat.“Oke. Kau bisa bersama dengannya.” Skylar terperangah. Gadis itu menatap Gabriel dengan wajah terkejutnya.Gabriel tersenyum singkat menatap Skylar. Mengacak kecil surai gadis itu sebelum berbalik. Berjalan menuju mobil mewahnya yang sejak tadi terparkir diseberang jalan. Meninggalkan Skylar yang masih membeku disana. Tak tau tentang apa yang dapat dilakukannya setelah ini.Mobil itu melesat kencang begitu saja, meninggalkan Skylar yang menahan rintik air matanya.“Sorry~”“Sky?” itu suara Aaron. Skylar menghela nafasnya, berusaha mengurangi rasa sesak dalam dadanya melihat Gabriel yang baru saja pergi. Gadis i

