“Dengarkan aku, aku hanya-” “Sky, kau baru pulang?” dan keduanya reflek mengalihkan tatapan menuju kearah seseorang yang sejujurnya telah mengamati keduanya semenjak keduanya keluar dari mobil dengan cukup mengherankan. Skylar... gadis itu membulatkan matanya. Gawat. Apa dia baru saja terpergok? “M-mom-mommy...” lirih Skylar, melihat ibunya yang tengah memegang sebuah pot penyiram tanaman ditangannya dengan ekspresi heran dan penasarannya. “Kenapa baru pulang hm?” ibunya nampak menaruh pot penyiram tanaman ditangannya, kemudian membersihkan tangannya dari sisa tanah. “Aku... sebenarnya-” “Maaf telah menyebabkan putrimu pulang terlambat nyonya, saya hanya bermaksud mengajaknya makan sebagai wujud permintaan maaf dari saya karena telah tanpa sengaja menubruk putri anda kemarin.” Gabriel m

