Bab 22. Berhadapan Dengan Raya

1210 Words

Ditatap dengan intens oleh Raya membuat Batari merasa tidak nyaman dan tidak bisa konsentrasi. Saat ini dia sedang main catur bersama Kakek Pandu. "Skakmat!" Kakek Pandu lagi-lagi mengalahkan Batari. Dia tertawa terkekeh ketika melihat ekspresi sang gadis yang tidak menyangka akan begitu cepat dikalahkan. "Pasti Kakek bermain curang, ya?" tuduh Batari yang tidak terima dikalahkan dengan mudah begitu saja. "Enak saja. Kamu yang tidak konsentrasi ketika bermain! Apa yang sedang kamu pikirkan?" tanya Kakek Pandu sambil melipat tangan di atas meja dan memajukan sedikit badannya ke depan. Di tanya seperti ini Batari bingung mau menjawab apa. Terlebih lagi Raya masih saja diam memandanginya. "Sedang memikirkan Tara, Kek," jawab Batari dengan ekspresi malu-malu. Kakek Pandu tertawa terbah

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD