Ada pesan dari China keesokan paginya. Pesan berisi ucapan terima kasih dan informasi tentang suaminya yang tiba-tiba mengatakan tidak ingin menikah lagi. China diajak ke panti asuhan untuk mengadopsi anak saja. Bahkan, suaminya menangis bersujud meminta ampun karena menyakiti hati China. Ketika diinterogasi China kenapa tiba-tiba berubah pikiran. Jawabnya karena laki-laki itu mendengar curahan hati China pada Sedayu. Itu sungguh menampar keegoisannya. Membaca pesan yang terpancar kebahagiaan China dari jauh itu mampu menghadirkan tawa pelan bagi Sedayu. Ia baru selesai memasak dan bersih-bersih. Ketika menerima pesan tersebut, ia bersandar di dinding dapur. "Mbak lagi apa, sih? Kok, asyik banget." Suara Bintang mengalihkan pandangan Sedayu dari layar ponsel. Perempuan berambut kerit

