Family Discussions

1734 Words

"Kalian ke mana saja, sih?" Bintang menyambut kedatangan dua orang itu dengan kemarahan yang nyata. Bahkan cairan bening menggumpal di matanya, tapi sengaja ditahan dengan usaha maksimal. Seperti takut jika air mata itu menetes ke pipi hingga dunia di sekitarnya tahu jika ia begitu lemah. "Setelah menikah, kalian bisa seenaknya dan ninggalin aku sendiri kesepian di rumah besar ini?" Sedayu dan Gilang berpandangan. Sambutan ini di luar dugaan. Sebagai seorang ayah, ia meyakini sesuatu hal telah terjadi yang menggunjang batin Bintang hingga anak itu tak keruan. Tidak mungkin Bintang marah-marah hanya ditinggal sendiri. Selama ini dia selalu ditinggal sendiri. "Maaf, Bin. Hari ini benar-benar menguras tenaga dan pikiran Papa. Apa kamu tahu, laki-laki berambut merah itu mau mencelakai M

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD