“Senang berkenalan denganmu, Paman. Loh, Paman kenapa? Apa ada debu di mata, Paman?” tanya Elizabeth saat menatap Shem yang berkaca-kaca. Shem terkekeh mendengar pertanyaan Elizabeth. “Senang berkenalan denganmu juga, Princess Elizabeth. Benar sekali ini karena debu,” ucap Shem sambil terkekeh lalu mencubit pelan pipi gembul Liza. “Oh, aku juga akan mengenalkanmu dengan Wilbert. Dia adalah calon suamiku, sebentar lagi pasti akan datang. Aku memintanya parkir di baseman.” Agata agak sedikit berbisik agar tidak didengar oleh Elizabeth. “Calon suami? Apa, Anda mencintai Wiliam?” Dengan penuh semangat Wilbert datang membawakan beberap bungkus masakan asia yang sudah dijanjikannya tadi kepada Agata. Terlihat dari jauh Agata sudah menunggu Wilbert datang di sebuah meja kursi yang berada di t

