“Hem, bagus. Aku ingin segera membangun hotel itu disini, Shem.” Sambil menghela nafasnya, bayangan wanita yang diyakininya adalah Agata kembali terbesit diingatannya bersamaan dengan berita pada majalah forbes yang membuatnya seketika memejamkan matanya menahan perasaan geram. “Aku juga minta agar kamu membuat jadwal pergi ke Amerika. Aku ingin tau, siapa yang memimpin Perusahaan yang dulu dipimpin oleh Nando Franciss. Tidak mungkin tua bangka itu bisa mengalahkan performa perusahaanku.” Reinhard mendengus, kali ini ia tidak ingin terlalu lama bermain-main dalam pekerjaannya. Shem langsung mengeryit menatap Reinhard, seberapa banyak pikiran Reinhard saat ini bercabang? “Buat apa kita ke Amerika, Tuan? Bukankah lebih baik kita menyelesaikan satu per satu, Tuan.” Shem tidak setuju dengan

