Apakah Aku Durhaka?

1709 Words

Adrian dan Epi sudah kembali ke rumah mereka. Walau dokter sebenarnya menyarankan agar Epi dirawat saja di rumah sakit, namun wanita itu enggan. Apa lagi jika nanti dirinya mendapat banyak suntikan jarum. Epi paling benci dengan yang namanya jarum suntik karena selama ini ia tidak pernah mendapatkan jarum suntik di tubuhnya. “Sekarang kita sudah di rumah,” ucap Adrian seraya tersenyum. “Alhamdulillah, mama senang bisa kembali pulang. Mama benar-benar tidak betah di rumah sakit. Baunya tidak enak. Terus mama juga nggak suka disuntik-suntik. Kamu sih, kenapa bawa mama ke rumah sakit? Balur saja tubuh mama dengan minyak kayu putih, sudah. Tidak perlu bawa ke rumah sakit segala. Selama ini mama tidak pernah yang namanya masuk rumah sakit.” “Jadi mama lahirin Rian di mana? Di dukun beranak?”

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD