Perlakuan Buruk Ibunda Rania

1601 Words

Kota Padang, kediaman Harun. Jingga dan Yumna sudah bersiap meninggalkan rumah menuju kampung halaman Yumna di Kabupaten Padang Pariaman. Sebenarnya kampung halaman Yumna itu tidak terlalu jauh dari kediaman Harun dan tidak terlalu jauh dari Bandara Internasional Minangkabau, namun memang sudah beda wilayah dengan kota padang tapi masih satu provinsi. “Na, kamu yakin?” tanya Jingga sebelum melajukan mobil miliknya. Yumna menghela napas, “Bismillah saja, Kak. Yang penting kita sudah mencoba. Apa pun hasilnya, kita serahkan saja kepada Allah.” Yumna sendiri mencoba meyakinkan dirinya. “Tapi kakak lihat kamu tampak ragu.” “Bagaimanapun juga, mereka harus tahu, Kak. Na ini akan menikah dan pernikahan itu bukanlah hal yang main-main. Mereka adalah keluarga Na dan mereka harus tahu.” Jingg

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD