Kinara terbangun dan mendapati diri nya sedang tergeletak di lantai dalam sebuah ruangan yg terbilang cukup megah
"Apa yg sebenarnya terjadi", gumam kinara".
tiba2 bunyi suara pintu terbuka,
ckelk!!!
Masuklah seorang pria tampan dengan wajah dan tatapan yg sulit di artikan sedang memandang nya.
Perlahan mendekati dan jongkok di depan nya, lalu dengan tiba2 menarik rambut kinara.
"JOSHEPINE KINARA SOCIPTO (dengan suara menekan) !!!!!
"apakah sudah puas tidur nya HAH!!!!! 'seru michael dengan nada dingin.
"Ahh kak sakit kak..... ??? 'spontan kinara meringis.
"Apa kamu kira aku kakak mu, hah!!!! sambil menjabak rambut kinara lalu melepaskan nya,
Sebenarnya apa yg terjadi, kenapa pria yg dulu bisa terbilang sahabat kakak nya sendiri Jhony aditya sekarang tiba2 menjadi kasar padanya, dan tatapan nya seakan2 ingin membunuh, banyak pertanyaan dalam benak kinara.
"Sebenarnya apa yg terjadi kak, kinar salah apa sama kakak?! 'berderet pertanyaan terlontar dari mulut kinara.
"Kamu tau apa kesalahanmu!!!
kesalahanmu adalah menjadi adik dari Jhonny aditya, orang yg sudah menyakiti adikku dan membuat nya mati sia2..." ucap michael sambil mencengkeram rahang kinara.
"Lebih baik kamu persiapkan dirimu untuk menjadi pelayan ku, karena sebentar lagi aku akan mendaftarkan dirimu sebagai istri ku di catatan sipil".
"Jeduarrr!!!!!! 'seakan kinara tak percaya.
"apa maksud nya kak?! 'spontan kinara melotot shock".
"APA KAMU TULI !!!!
"aku paling tidak suka mengulang perkataan ku?! ' ucap michael dengan nada dingin sambil menekan cengkeraman nya di rahang kinara.
"Bu.. bukan begitu maksud ku kak...?! 'ucapan kinara terpotong.
"Berhenti memanggilku kak ?!
"panggil aku tuan",
"karena mulai dari sekarang akulah tuan mu", ucap michael lalu melemparkan cengkeram nya dari rahang kinara.
"ta_tapi kak?!
"ma_maksudku tuan?! seru kinara dengan tatapan yang sulit di artikan.
"Lebih baik kau persiapkan dirimu"
"aku tidak ingin cepat2 membunuhmu, namun aku hanya ingin melihat kakakmu menderita", cetus michael memotong pertanyaan kinara sembari melangkah keluar.
***
Di tempat lain seseorang sedang frustasi menyaksikan layar yg memperlihatkan seorang gadis tanpa berdosa menerima kekerasan dr seorang pria yg tidak lain mantan sahabat nya sendiri.
Ya... dia Jhonny Aditya Sucipto kakak dari joshepine kinara sucipto,
drttt!!!!!
seseorang pria mengangkat panggilan.
"Misi sudah selesai tuan?! 'ucap orang tersebut.
Dia adalah devin Ernando asisten kepercayaan michael,
Sementara di tempat lain seseorang sedang menghubungi michael,
"Apa yang kamu lakukan terhadap adikku b******k!!!!!!!! bentak jhonny penuh amarah.
"Apa yang akan aku lakukan sebanding dengan apa yang pernah kamu lakukan terhadap adikku", jawab michael penuh penekanan.
"Apa maksud mu...??!! seru jhonny,
"Bahkan dia tidak tau apa2, jd jangan pernah kau sentuh dia atau aku akan membunuh mu", cetus jhony penuh amarah.
"hahaha.... "
"Apa aku peduli..?! 'ucap michael dengan nada dingin.
"Bahkan kamu membuang adikku bak sampah yg tidak terpakai", ucap michael penuh penekanan dalam ucapan nya.
"aku sama sekali tidak mengerti apa yang kau ucap kan?!
"Namun sekali lagi kau sentuh adikku,
"aku bunuh kau dengan tangan ku sendiri", ucap jhonny dengan tangan mengepal.
"Aku tunggu itu tuan JHONY ADITYA SUCIPTO???! 'jawab michael dengan nada mengejek.
***pagi itu***
Seseorang pelayan masuk kekamar dimana kinara berada.
Kinara bangun dengan mata sembab, karena menangisi seharian akan nasib nya,
"Maaf nona, tuan memerintahkan kami untuk segera merias nona", ucap salah satu pelayan.
"hmmm...?! jawab kinara sendu".
Ya kinara tau, karena malam sebelum nya michael sudah memberitahu nya bahwa hari ini akan mengajak nya untuk membuat akte pernikahan nya dengan michael.
"Apa dia sudah selesai ? tanya michael ke para pelayan nya
"Sudah tuan" jawab delvin assisten pribadi michael.
"Bawa dia!!! 'ucap michael.
"Baik tuan... "seru delvin sambil menganggukan kepala nya".
Pintu kamar tempat kinara berada terbuka.
Terlihatlah seorang gadis yang cantik bak princes.
"Silahkan nona, tuan sudah menunggu di mobil, 'ucap kepala pelayan sambil mempersilahkan kinara untuk keluar.
Kinara keluar kamar dengan di iringi para pelayan yang setia memegangi gaun pengantin nya.
"silahkan masuk nona...?? 'ucap sopir pribadi michael membukakan pintu mobil nya.
lalu kinara duduk tepat di kursi belakang.
Kinara mengira dia akan satu mobil dengan michael.
Namun ternyata tidak sesuai dengan apa yang dia fikirkan.
Bahkan michael menolak untuk satu mobil dengan nya.
"Selamat kinara"
"Selamat penderitaan mu baru akan di mulai", gumam kinara menatap keluar dari kaca mobil.
Pandangan nya kabur, bahkan dia sendiri tidak tau apa yang akan terjadi setelah ini.
Sesampai nya di tempat yang di tuju, pandangan kinara tertuju pada tulis kantor kepengurusan catatan sipil.
"aku akan menikah..."
" dan aku akan menjadi seorang istri, namun bukan dari orang yang aku cintai atau pun mencintai ku", gumam kinara sambil menitikan air mata nya.
"silahkan nyonya...'ucap sang sopir.
Kinara menghapus air mata nya dan menarik nafas panjang panjang, lalu melangkahkan kaki nya memasuki tempat yang dimana michael sudah menunggu nya.
Dia memasuki ruangan yang mana di ruangan itu cuma ada michael dan saksi pernikahan mereka, tidak ada orang tua, tidak ada saudara, bahkan teman.
"Miris... sungguh miris nasibmu kinara", gumam kinara dalam hati.
Setelah sah prosesi akad nikah nya michael mendekat ke arah kinara.
"Selamat kinara.... sekarang kau sudah sah menjadi NYONYA ORLANDO", ucap michael dengan senyum mengejek tepat di daun telinga kinara yang membuat kinara bergidik ngeri dengan apa yang akan terjadi selanjut nya.
Kata2 itu bukanlah sebuah pujian, namun terdengar lebih seperti ancaman untuk kinara.
kinara hanya menundukan kepala nya.
Saat prosesi untuk Foto pra nikah michael di harap untuk foto berdua bersama kinara.
"Tegak kan kepala mu,
"Jangan tunjukan wajah masam mu itu depan orang", 'ucap michael pelan namun penuh penekanan.
Sontak kinara menegakkan kepala nya sambil mengumbar senyum termanis nya.
Namun berbeda dari dalam lubuk hati nya, dia seakan2 seperti menjerit penuh rasa sakit.
"Bagus..." ucap michael.
Michael dan kinara pun berfoto untuk mengisi buku pra nikah nya.
Setelah selesai kepengurusan catatan sipil nya michael melangkah keluar dari gedung catatan sipil dan meninggalkan kinara sendirian.
Sedangkan kinara sendiri enggan untuk melangkahkan kaki nya keluar dari gedung tersebut.
Jika di suruh pilih antara pulang kekediaman michael yang mewah atau tidur di situ, mungkin kinara akan lebih memilih tinggal di gedung itu walau harus buat tenda dan berteman dengan nyamuk.
Namun akhir nya kinara melangkahkan kaki nya dengan enggan menuju mobil yang michael sendiri juga sudah menunggu nya.
"Kenapa lama sekali...?!
"apa kau pingsan di dalam?! celetuk michael dengan wajah penuh amarah dan emosi. yang seakan ingin menelan hidup2 mangsa nya".