Bab 36 “Ternyata wanita si perusak!” cemooh Ela begitu Anin keluar dari mobil. “Apa maksud kamu?” balas Anin. “Berbicaralah dengan sopan.” Ela mendecih lalu membuang muka sesaat. “Sudah bersalah, masih berani ngelawan.” “Kamu yang salah!” salak Anin. “Mobilku melaju di jalan yang benar. Kamu yang nggak hati-hati.” “Berani kamu ya!” Ela maju lalu dan hendak mencengkeram baju Anin, tapi dengan cepat Anin menangkis. “Kenapa aku harus takut? Harusnya kamu ngaca, yang perusak itu siapa? Jelas-jelas kamu!” Plak! Satu tamparan mendarat di pipi Anin. Anin yang merasa kesakitan memejamkan dua matanya untuk sesaat sebelum kembali menatap Ela. “Berani sekali kamu nampar aku!” Spontan Anin mendorong tubuh Ela hingga terjatuh di atas aspal. “Ela!” teriak seseorang dari seberang jalan. “Kamu n

