Bab 23

1040 Words

Bab 23 Sampai larut malam Anin menangisi nasibnya. Anin masih tidak percaya kalau Bagas akan menceraikannya dengan cara picik seperti ini. Anin pikir dirinya akan diceraikan secara baik-baik tanpa ada kebohongan, tapi ternyata Bagas lebih buruk dari yang sempat Anin bayangkan. Masih berada di kamar, untuk saat ini Anin hanya bisa meringkuk di atas ranjang. Anin sama sekali tak peduli kemana Bagas akan tidur malam ini. Anin sudah mengunci pintu setelah pembicaraan tadi usai. Anin berlari menaiki anak tangga dengan tangis yang terus meluber. “Jonan, kamu di mana?” Anin masih berharap Jonan akan muncul. Pria itu mendadak menghilang saat Anin sedang membutuhkan. Anin ingin sekali marah pada Jonan. Kenapa Jonan harus menghilang di saat runyam seperti ini? Di mana dia? Anin masih terisak s

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD