Bab 26

1124 Words

Bab 26 Dua hari sudah berlalu, dan kini justru menjelang satu minggu. Anin masih setia menunggu kepulangan Jonan dari urusan bisnisnya di luar kota. Anin tak tahu mengapa dirinya sangat rindu pada Jonan, yang jelas, Anin selalu uring-uringan sendiri karena tak kunjung melihat wajah Jonan Sementara di sisi lain, perceraian sudah usai dan Anin justru tak peduli akan hal itu. Bahkan saat surat resmi dari pengadilan datang dan harus sidang, Anin justru dengan entengnya mengatakan ‘Ya, saya memang melakukannya’. Anin hanya ingin perceraian cepat selesai dan tak mau berlarut-larut. Namun, jika Anin merasa nyaman dengan perceraian ini, lain dengan Bagas. Bagas merasa tak terima karena saat sidang Anin sama sekali tak memberi perlawanan. Anin hanya mengangguk dan selalu berkata iya. “Jadi, kam

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD