Bab 10 Sesampainya di halaman rumah, Jonan tidak langsung keluar dari mobil. Usai melepas sabuk pengaman, Jonan meraih tangan Anin. Anin yang hampir membuka pintu seketika duduk kembali. “Ada apa?” tanya Anin. Masih menggenggam tangan Anin, Jonan setengah berdiri kemudian menghadap ke jok belakang. Satu tangannya menjulur meraih paper bag berwarna hitam. “Ini untuk kamu,” kemudian Jonan menyodorkan paper bag tersebut. “Apa ini?” tanya Anin sambil mengamati paper bag yang berada dalam pangkuannya. “Kan tadi aku sudah bilang, aku membelikan baju untukmu,” jawab Jonan. “Kalau kau mau, silakan pakai. Kalau nggak, kamu bisa menyimpannya.” Anin terdiam lalu tangannya merogoh masuk ke dalam paper bag. Kini dua tangannya mencengkeram setiap ujung pundak dres tersebut lalu menjerengnya. “Sun

