Zara lelah. Dia benar-benar lelah menjaga Luca seharian. Sampai akhirnya, dia tertidur tanpa sadar di kursi yang menghadap langsung ke arah Luca yang sudah tidur. Sayangnya, baru saja Zara akan pergi ke alam mimpi, dia dikejutkan oleh suara dering telepon yang dia tahu itu milik Luca. Meski sangat mengantuk dan ingin istirahat karena ini sudah malam, Zara yang khawatir Luca terbangun, memilih untuk mengambil telepon itu yang ternyata datang dari Viviane. Zara mau tak mau pergi ke balkon kamar dan mengangkat panggilan itu setelah memastikan Luca benar-benar tidur. "Halo?" "Kau! Mana Luca? Kenapa kau yang mengangkat teleponnya?" Zara berusaha tetap terjaga, walau dia benar-benar ingin tidur. "Luca sudah tidur. Aku tidak mau mengganggunya." "Apa? Tidur? Jam segini? Kau pasti bercanda.

