"Kamu berubah, Luca. Kamu berubah! Aku tidak percaya kamu bisa dengan mudah dipengaruhi wanita itu." Luca hanya diam mendengar suara Viviane yang begitu frustrasi. Wanita itu tampak kecewa, marah dan sedih dengan kenyataan yang diterimanya. Luca sendiri merasa bersalah, tapi dia tahu, itu sudah terjadi. "Aku minta maaf." Luca mendekat. Dia bermaksud meraih tangan Viviane, tapi wanita itu menepisnya. "Aku tidak mau mendengar! Aku sudah percaya padamu! Aku percaya kamu akan setia, tapi kamu bahkan mengkhianatiku! Jahat sekali kamu, Luca!" Luca menarik napas kasar dan memijat pangkal hidungnya. Matanya menyipit, semua kemarahan Viviane, membuatnya pusing. "Viviane, aku memang mencintaimu, tapi kita bahkan tidak memiliki hubungan. Kita hanya teman, aku sama sekali tidak mengkhianatimu."

