"Kenapa kamu membuat kekacauan, Viviane?" Luca menatap tajam Viviane yang kini duduk di depannya setelah Zara pergi dengan Sheila. Dia memijat pangkal hidungnya. Kesal karena melihat kelakuan mantan kekasihnya. "Kenapa kamu menyalahkanku? Kamu lebih percaya perkataan wanita itu dibanding aku?" "Cukup, Viviane! Aku melihatnya sendiri. Kamu mendorong Sheila tadi! Kamu juga berusaha masuk meski sekretarisku menahanmu." Bukan masalah percaya atau tidak, tapi Luca tahu Sheila itu orang yang selalu mematuhi perintahnya dan dia jelas mendengar suara keributan tepat sebelum Viviane menerobos masuk ke dalam ruangannya. "Jadi kamu sengaja menyuruh sekretarismu menahanku? Kamu sengaja melakukan itu? Untuk apa? Ah, apa karena Zara? Apa kemesraanmu terganggu gara-gara kedatanganku, begitu?" Luca

