"A-apa? Obat dari Viviane? Apa maksudmu, Luca?" Zara mencengkeram selimutnya dengan erat dan memandang tubuh Luca ketika pria itu memakai kembali pakaiannya. Dingin dan tampak tak peduli sedikit pun padanya. "Aku bertemu dengan Viviane semalam dan dia memberikan obat padaku. Dia ingin aku menidurinya." Kejujuran Luca membuat Zara sontak menahan napas. Cengkeramannya pada selimut semakin kuat saat dia menyadari Luca bertemu Viviane semalam. Pria ini bukan lembur, tapi masih menemui mantan kekasihnya. Padahal dia sudah meminta Luca untuk tidak lagi dekat-dekat dengan Viviane. Sayangnya, permintaannya memang tidak pernah dituruti. Zara merasakan hatinya sakit memikirkan itu. "Lalu, apa kamu dan Viviane melakukannya?" Pertanyaan ragu-ragu dan terdengar gemetar itu, memaksa Luca untuk me

