Part 74

1300 Words

Part 74 "Njir gue gak sabar liburan. "Sosok laki-laki berambut klimis itu meninju tangannya ke udara selepas ulangan baru saja berakhir. " Lo mah mikirnya liburan mulu. " " Habis kan gratisan, beneran kan Pi? Papi gue ini yang paling cakep. "Siapa lagi sosok laki-laki itu kalau bukan Satria, Satria menghampiri Pio dan duduk di atas mejanya. " Papi bagi-bagi jajan dong, kayak biasa. "Pistio Yanuar Sam yang kerap dipanggil Pio, hobby bagi-bagi makanan ringan ke teman-temannya. Pio mengangguk sana seraya mengode melalui dagunya ke arah loker bangkunya. Loker bangkunya tak pernah sepi dari makanan ringan dan sering diambil oleh teman-temannya namun dia tak pernah marah dan sudah terbiasa sejak dulu. "Terima kasih, Pi. " " Slow, "respon singkat dari Pio. " Pi, pinjem hp dong, gila

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD