Part 104 "Saya, Bu. Pelakunya yang menyebabkan Aqila terluka kemarin, "ujar Lea yang tidak mengatakan hal sebenarnya kepada gurunya dan masih melindungi sahabatnya padahal sahabatnya sudah sekejam itu padanya. Fela dan teman-temannya tak bisa berkata apa-apa lagi. Mereka merasa bersalah pada Lea. Seharusnya mereka tidak melakukan ini dan ini seperti makan getahnya sendiri. 'Salah sendiri cari masalah ke gue'---ucap Aqila diam-diam menatap sinis ke arah Fela cs. "Benarkah itu Lea? Selama ini kamu menjadi murid teladan dan tidak pernah sekalipun berbuat onar di sekolah. Mengapa kamu setega itu kepada temanmu? Padahal ibu mengira kamu itu anak yang paling perhatian di tim eskulmu sampai kamu dijadikan ketua cheers." kepala sekolah tersebut menatap tak percaya ke arah Lea yang berdiri d

