“Kalian semua, jangan ada yang bilang ke Jacob kalau saya datang dan jangan bilang kalau istrinya ikut saya pergi! Apa kalian mengerti?” tanya Felycia. Ia sengaja melakukan ini hanya untuk mencari tahu apa anak lelakinya peduli dengan istrinya atau tidak sama sekali. “Mommy yakin mau lakukan hal ini?” tanya Jeje yang memang sudahtahu rencana Ibu mertuanya. Felycia menganggukkan kepalanya. “Tentu saja, kita bisa tahu kalau Jacob cemas, itu artinya dia memiliki perasaan sama kamu. Memang dasarnya Jacob itu orangnya terlalu gede gengsi. Tapi kamu jangan cemas, ini masih awal. Mama yakin seiring berjalannya waktu. Kalian berdua akan saling mencintai satu sama lain. Kalian itu sudah ditakdirkan untuk saling melengkapi,” ucap Felycia lembut. Jeje tersenyum tipis. Semoga saja apa yang menjadi

