“Sepertinya percuma saja aku ada di sini, Jesse. Aku akan pulang ke Louisville.” Jesse terkejut mendengar apa yang Chassidy katakan pagi itu setelah mereka sarapan. Ia memang sengaja untuk tidak membawa Chassidy makan bersama keluarganya karena Chase pasti akan pergi begitu melihat mereka. Mungkin Adinda juga. Jadi, Jesse memutuskan untuk membuat makan malam dan sarapan sendiri di kabinnya. ‘Kenapa bicara seperti itu? Kau bahkan belum mencoba bicara dengan Chase.’ Ia tahu bahwa kemungkinan keberhasilan perdamaian ini bisa dikatakan hampir mustahil, tetapi setidaknya, Jesse ingin Chassidy mencoba lebih dulu. Sudah cukup dirinya yang menjadi pengecut. Baik dengan Chase maupun Adinda. Mengingat Adinda membuat batin Jesse kembali terlilit rasa sakit yang tidak bisa ia jelaskan. Kenapa meli

