Hati Chase terasa begitu sakit saat melihat Adinda menenggelamkan dirinya dalam anggur di siang bolong begini. Ia dan Clara hanya berpandangan sementara gadis itu menghabiskan satu botol anggur yang dipesannya sendirian. Ya Tuhan, Chase bukannya tidak mencoba untuk menghentikannya, tetapi setiap kali ia meraih botol anggur dari sisi Adinda, gadis itu akan berteriak histeris hingga membuat orang-orang menatap mereka dengan ingin tahu. Pada akhirnya, Chase hanya bisa pasrah menunggu hingga Adinda selesai minum sebelum membawanya pulang. Adinda benar-benar tidak bisa minum. Wajahnya memerah seperti kepiting yang direbus cukup lama, dan gadis itu langsung tak sadarkan diri begitu tubuhnya menempel di jok belakang mobilnya. Adinda tidak terbangun hingga mobilnya memasuki halaman peternakan.

