134 sekembali kami

1037 Words

Sesampainya di rumah usai pesta, kuletakkan tas, dan memasukkan sepatu dalam rak, kubantu suamiku mengganti pakaian dan membantu suamiku untuk melepaskan kemejanya. ,"Kamu terlihat sangat dekat dengan gadis itu,"gumamku sambil membantu melepaskan kancing pakaiannya. "Dia asisten pribadi dan sudah kuanggap seperti adik sendiri,"jawabnya sembari Jawir ujung hidung dengan mesra. "Kata pepatah berhati-hatilah terhadap seseorang yang kau anggap paling dekat karena bisa jadi teman dekat akan kau sukai." "Aku menyukai cara menunjukkan kecemburuan," godanya yang lalu tertawa kecil. "Bukan cemburu, aku hanya sedang berusaha melindungi suamiku." "Argumen bagus, kamu Jannah, yang aku kenal dari dulu, yang selalu bersikap elegan dan tidak pernah menunjukkan kemarahan dengan gamblang," jawabny

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD