161 Rayan setuju

1155 Words

"Aku mau kok Bun diantar ke pesantren," ucap Rayan yang tiba-tiba mendatangiku di meja makan, aku yang saat itu sedang duduk dengan mas Vicki langsung saling menatap. "Yakin mau pergi? Kita nggak mau maksain juga kalau ternyata kamu nggak akan bahagia dengan keputusan kita," jawab Mas Vicky. "Engga Om, aku juga setuju, Bunda juga pasti udah pilihin tempat terbaik buat aku," balasnya "Ya, hanya untuk mengenyam pendidikan SMP saja, nanti ketika SMA kamu bisa kembali ke mari." "Kalo nggak betah kamu juga bisa Bunda jemput kapan pun kamu mau," timpalku. "Iya, Bund, aku bakal tahan kok, "Iya, Om. Jadi Bunda kasih tau aja aku harus bawa apa dan mengemasi apa," jawabnya. "Sebelum berkemas, kamu makan dulu," ucapku sambil menyodorkan piring. "Apakah ada hal yang akan kita beli Bunda?" "

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD