Bab 30

1366 Words

Andre mengerang kesal, hampir saja dia terlambat mengikuti mata kuliah pagi. Gara-gara mimpinya tadi malam membuatnya terjaga, baru bisa tidur lagi menjelang pagi. Andre bahkan harus melewatkan sarapan hanya agar tidak terlambat kuliah pagi. Membuatnya kurang fokus. Ditambah dia masih memikirkan mimpinya tadi malam yang serasa bukan mimpi. Seolah Vian benar-benar datang dan membangunkan tidurnya. Sampai sekarang jantungnya masih berdetak keras. Semakin cepat kalau dia memikirkan Vian. Andre memijit pelipis, kepalanya sedikit berdenyut karena terlalu cemas memikirkan Vian. Sebenarnya sejak tadi malam Andre ingin menghubungi Vian, tapi selalu diurungkan. Dia tak ingin mengganggu Vian, biarkan saja Vian yang menghubunginya lebih dulu. Seperti biasa. Andre langsung kembali ke apartemen setel

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD