Dean: Gue tunggu di kafenya Noel. Gue bakal tunggu sampai lo dateng. Berbekal pesan singkat itu Audrey nekat ke kafe Noel. Jika ternyata di sana dia dikerjai, setidaknya dia punya bukti kuat dari pesan singkat itu. Sekarang Audrey telah berdiri di parkiran kafe. Dia melihat mobil sport hitam milik Dean telah terparkir. Audrey membuang napas panjang sambil mengumpulkan mentalnya. Setelah beberapa menit menyakinkan diri dia melangkah mantap masuk ke kafe. Di dalam kafe seorang lelaki berkemeja biru dongker duduk sambil bertopang dagu. Waktu semakin beranjak malam tapi gadis yang dia tunggu tak kunjung datang. Dean membuang napas panjang. Sebenarnya dia tak sabar menunggu seperti ini. “Dia dateng, De!” Suara Remy membuat Dean menoleh ke pintu masuk. Terlihat seorang gadis dengan setelan

