Beberapa jam sebelumnya. Pukul empat lebih lima belas menit, Audrey turun ke lobi. Dia memang sengaja keluar telat, agar tak menunggu Kina terlalu lama saat sampai di club nanti. Tring! Pintu lift terbuka, Audrey dan dua karyawan lainnya keluar bergantian. Dia memilih keluar paling terakhir. Setelahnya dia melangkah santai menuju pintu lobi. Saat hampir sampai di pintu, panggilan cukup kencang itu menghentikan langkahnya. “Audrey!” Audrey menoleh ke kanan, tepatnya ke sofa tunggu. Dia tersentak melihat siapa yang duduk dan menatapnya. Buru-buru dia berlari ke arah lift dan kembali ke lantai tempat kerjanya. Kejadian tadi pagi seketika berputar kembali di pikirannya. “Gue nggak nyangka ketemu dia di sini, Kin!! Gila!!” kata Audrey kencang, hingga lelaki itu menoleh. “Audrey!” Tubuh

